HARGA EMAS HARI INI – Harga emas dunia hari ini harus berjuang keras untuk tetap bertahan di atas level dukungan setelah imbal hasil obligasi pemerintah amerika serikat tenor sepuluh tahun naik ke empat koma dua puluh dua persen. Kenaikan yield ini terjadi pasca rilis data tenaga kerja kemarin yang menunjukkan bahwa pasar kerja amerika masih sangat tangguh menghadapi suku bunga tinggi. Kenaikan imbal hasil obligasi seringkali berbanding terbalik dengan harga emas karena investor cenderung memilih aset yang memberikan bunga tetap saat kondisi ekonomi dinilai cukup stabil. Hal ini mengakibatkan terjadinya pengalihan aset dari pasar logam mulia menuju pasar surat utang yang saat ini menawarkan pengembalian yang lebih menarik bagi para investor institusi global. Sepanjang sesi perdagangan asia hari ini emas bergerak dalam rentang sempit karena para pelaku pasar masih mencoba mencerna dampak dari revisi data pertumbuhan ekonomi amerika yang cukup kuat. Kondisi pasar yang cenderung sideways ini menunjukkan bahwa ada tarik menarik yang kuat antara sentimen teknikal jenuh jual dengan sentimen fundamental yang menekan dari sisi suku bunga. Nanti malam fokus utama pasar tertuju pada data pmi flash manufaktur dan jasa yang akan menjadi indikator kesehatan ekonomi paman sam di awal tahun dua ribu dua puluh enam ini. Jika data tersebut meleset dari forecast maka emas berpeluang besar untuk bangkit kembali karena imbal hasil obligasi diprediksi akan terkoreksi turun – PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG
sumber : newsmaker.id








