HARGA EMAS HARI INI bergerak di bawah naungan sentimen netral cenderung tertekan setelah risalah rapat kebijakan moneter terbaru dari otoritas moneter AS kemarin menegaskan kehati-hatian para pejabat. Dokumen tersebut menunjukkan bahwa mayoritas pengambil kebijakan memerlukan konfirmasi tambahan mengenai kestabilan inflasi sebelum mempertimbangkan penurunan suku bunga acuan. Dampaknya hari ini di pasar finansial global adalah tertahannya dorongan beli pada komoditas logam mulia.
Keberadaan suku bunga riil yang bertahan di level tinggi menjadi pertimbangan utama bagi para manajer investasi global untuk mengurangi bobot emas tak berbunga. Penyesuaian posisi beli oleh para pedagang besar di bursa komoditas berjangka melambatkan laju pergerakan harga emas sepanjang sesi perdagangan siang ini. Walaupun demikian, level support teknis harian masih mampu bertahan dengan cukup solid berkat adanya aliran masuk modal lindung nilai skala menengah.
Di bursa komoditas lokal, aktivitas transaksi jual beli emas batangan terpantau berjalan stabil seiring harga dunia yang tertahan dalam koridor konsolidasi. Para analis menilai bahwa pasar komoditas saat ini sedang berada dalam masa rehat teknis setelah gelombang fluktuasi tajam yang terjadi pertengahan pekan. Struktur pergerakan pasar secara umum masih mencerminkan konsolidasi jangka pendek dengan kecenderungan menyamping.
Untuk perkiraan sesi perdagangan New York nanti malam, forecast harga emas diprediksi akan menguji level resistensi terdekat bersamaan dengan rilis indeks kondisi bisnis regional. Jika data tersebut menunjukkan indikasi pelemahan yang nyata pada aktivitas usaha, emas memiliki peluang untuk melakukan akselerasi kenaikan. Investor disarankan untuk cermat memantau pergerakan harga pada jam-jam awal pembukaan perdagangan bursa Amerika – PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG
sumber : newsmaker.id









