HARGA EMAS HARI INI – Pasar emas berjangka mencatatkan kenaikan tipis hari ini setelah laporan mengenai gangguan logistik dan mogok kerja di Pelabuhan Rotterdam, Belanda, kemarin mulai memengaruhi rantai pasok Eropa. Sebagai pintu masuk utama barang di Eropa, hambatan di Rotterdam memicu kekhawatiran akan kenaikan biaya distribusi yang dapat berubah menjadi tekanan inflasi baru, sehingga mendorong investor untuk kembali melirik emas sebagai aset pelindung nilai inflasi (inflation hedge).
Dampaknya hari ini, harga emas berjangka mendapatkan dorongan dari meningkatnya ekspektasi inflasi jangka pendek di kawasan Uni Eropa. Ketidakpastian mengenai durasi gangguan pelabuhan tersebut membuat investor lebih memilih aset yang memiliki nilai intrinsik tetap seperti logam mulia. Meskipun penguatannya masih terbatas, sentimen ini cukup untuk menjaga emas tetap berada di zona hijau di tengah fluktuasi pasar mata uang yang cukup dinamis sepanjang sesi perdagangan pagi ini.
Secara fundamental, kenaikan emas hari ini dibatasi oleh imbal hasil obligasi pemerintah Jerman (Bunds) yang juga ikut merangkak naik merespons risiko inflasi tersebut. Korelasi negatif antara imbal hasil obligasi dan emas membuat kenaikan harga tidak terlalu agresif. Para trader profesional terlihat sangat selektif dalam melakukan entri beli, lebih memilih menunggu koreksi harga ke level dukungan kunci sebelum menambah posisi jangka panjang mereka.
Forecast nanti malam: Perhatian pasar malam nanti akan tertuju pada rilis data Penjualan Ritel (Retail Sales) Amerika Serikat. Jika data menunjukkan penurunan belanja konsumen, harga emas diprediksi akan melonjak karena pasar akan mengantisipasi perlambatan pertumbuhan ekonomi AS. Namun, jika penjualan ritel tumbuh kuat, emas kemungkinan akan jatuh karena ekspektasi pengetatan moneter lebih lanjut. – PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG
sumber : newsmaker.id









